kalender
kalender hijriyah
jam
jadwal adzan
banner link gunadarma
"
Banner Link Gunadarma
".
universitas gunadarma
Seguidores
Diberdayakan oleh Blogger.
Selasa, 14 April 2015
Passive voice (kalimat pasif) adalah kalimat yang
subyeknya dikenai suatu pekerjaan. Kalimat pasif adalah kalimat yang diawali
dengan imbuhan “di-” dan “ter-” dalam Bahasa Indonesia. Namun secara umum, kalimat
pasif Bahasa Inggris dibentuk dengan menambahkan “to be” sebelum “V3”. Walaupun
menurut statistik bahwa kalimat pasif mendominasi sekitar 60 % dalam Bahasa
Inggris , namun kita harus kapan kita menggunakan kalimat pasif.
Fungsinya adalah
sebagai berikut:
1.
Subjek / pokok pembicaraan
Contoh
: - The murderer has been arrested.
-
The
house was bulit in 1954.
2.
Pelaku kegiatan
Jika
kita ingin membuat kalimat yang tidak tahu atau ragu – ragu siapa yang
melakukan suatu perbuatan, maka gunakanlah kalimat pasif.
Contoh
: - When I came, the door was opened.
-
Nobody knows why he was killed.
3.
Pelaku yang sudah dikenal
Bagian
ini adalah jika kita sudah yakin dengan bahwa orang yang kita ajak bicara sudah
mengetahui siapa yang melakukannya, maka kita boleh menggunakan kalimat pasif.
Contoh
: - Indonesia independence was
proclaimed on august 17, 1945.
-
“Indonesia Raya” was composed in 1945.
Penggunaan
kalimat pasif didalam sebuah kalimat ada berbagai macam, yaitu :
a. Kalimat pasif hanya bisa dibentuk
jika suatu kejadian / kegiatan memiliki objek. Contoh kalimat berobjek: Ben
writes a letter every day.
Bentuk passive dari contoh kalimat : A letter is written (by Ben) every day.
Bentuk passive dari contoh kalimat : A letter is written (by Ben) every day.
b. Kalimat pasif menyatakan bahwa Objek
kalimat “di-sesuatu(kan)” oleh seseorang.
Contoh: This book was written by
J.K.Rowling.
c. Kalimat pasif digunakan bila
“kejadian” lebih penting atau ingin lebih ditonjolkan, dibanding “pelaku”.
Contoh: The engine will be repaired
(by the mechanic) next week.
Subjek kalimat aktif yang berbentuk
nominative pronoun (kata ganti sebagai subyek) dalam kalimat pasif berubah
menjadi accusative pronoun (kata ganti sebagai objek), bisa dilihat pada bagan
perubahan berikut:
|
Subyek (kalimat aktif)
|
By Phrase (kalimat pasif)
|
|
He
She
We
They
I
You
|
By him
By her
By us
By them
By me
By you
|
1. Kalimat pasif dalam simple present
tense
Dalam kalimat positif
Pasif : SUB. + IS/ARE/AM + VERB 3 +
BP + ADVERB
Keterangan : SUB = Subject; BP = By
Phrase (obyek pelaku)
Examples :
a. The car is washed by him once a
week.
b. The flowers are watered by gardener
every day.
Dalam kalimat negatif
Pasif : SUB. + IS/ARE/AM NOT + V3 +
BP + ADVERB
Examples:
a. This room is not cleaned by them
every day.
b. Rina does not type the reports every
day.
Dalam kalimat tanya (yes/no question)
Pasif : IS/ARE/AM + SUB. + V3 + BP +
ADVERB ?
Examples :
a. Is the house pointed by him once a
year ?
b. Are the flowers watered by them
every morning ?
Dalam kalimat tanya dengan question
word (kata
penanya)
Pasif : Q.WORD + IS/ARE/AM + SUB. +
V3 +BR +ADVERB ?
Q.WORD = Question word (kata
penanya), yaitu kata – kata yang digunakan untuk menanyakan hal – hal yang berkaitan
dengan tempat, tujuan, waktu, sebab, alasan, cara dan sebagainya, seperti
Where, Why, Which, Whom, Whose, How dan sebagainya.
Examples:
a. Where is the cake usually sold by
them ?
b. What time is the yard usually
cleaned by him ?
2. Kalimat pasif dalam simple past
tense
Dalam kalimat positif
Pasif : SUB. + WAS / WERE + VERB 3 +
BP + ADVERB
Examples:
a. The big tree was cut by the gardener
yesterday.
b. The letters were sent by her two
weeks ago.
Dalam kalimat negatif
Pasif : SUB. + WAS / WERE NOT + V3 +
BP + ADVERB
Examples:
a. This room was not cleaned by him
this morning.
b. We were not visited by my uncle last
year.
Dalam kalimat tanya (yes/no question)
Pasif : Q.WOR + WAS / WERE + SUB. +
V3 + BP + ADVERB ?
Examples:
a. Where was the keys put by her last
night?
b. What time was this novel returned by
him this morning?
3. Kalimat pasif dalam present future
tense
Dalam kalimat positif
Pasif : SUB + WILL / MODAL + BE + V3
+ BP +ADVERB
Examples:
a. The big tree will be cut by the
gardener tomorrow.
b. The test can be done by her in an
hour.
Dalam kalimat negatif
Pasif : SUB + WILL / MODAL NOT + BE
+ V3 + BP + ADVERB
Examples:
a. The hat will not be bought by him.
b. They cannot finish the work in a
week.
Dalam kalimat tanya (yes/no question)
Pasif : WILL / MODAL + SUB + BE + V3
+ BP + ADVERB
Examples :
a. Will the dictionary be brought by
him next Monday ?
b. Can the work be done by her alone ?
Kesimpulan : Passive voice (kalimat
pasif) adalah suatu bentuk kalimat yang berpola STVB (Subjek, To be, Verb 3, dan By phrase) atau bentuk kalimat yang terbalik dari kalimat aktif dan tidak
selalu berpola seperti itu, tergantung dari suatu kalimatnya. Contohnya Luna
ditolong oleh ibunya (Luna is helped by my mother).
Sumber :
Purnomo, wahyu. 2005.
English Grammar And Everyday Conversation. Surabaya: Amelia
http://www.belajarbahasainggrisyuk.com/kegunaan-kalimat-pasif/
http://englishtips4u.com/2012/11/01/engclass-passive-voice/
Selasa, 03 Maret 2015
Pengertian dari
TOEFL (Test Of English as Foreign Language)
1.
TOEFL
adalah tes yang mencakup empat aspek, yaitu listening compherension, structure
and written exxpression,reading comprehension,dan Test Of Written English (TWE).
Source : Chaniago, Azri Auni S.Pd.2015.How to Prepare TOEFL.tanggerang : Lembar Pustaka Indonesia
Source : Chaniago, Azri Auni S.Pd.2015.How to Prepare TOEFL.tanggerang : Lembar Pustaka Indonesia
2.
TOEFL is the essential exam for entry to universities in the
United States, measures the ability of non-native speakers of English to use
and understand North American English as it is spoken, written and heard in
college and university settings.
Source : http://www.examenglish.com/TOEFL/index.html
Source : http://www.examenglish.com/TOEFL/index.html
3.
TOEFL adalah
standardisasi kemampuan bahasa inggris seseorang secara tertulis (de jure) yang
meliputi empat aspek penguasaan: Listening, Writing dan Reading,Tes ini
dikembangkan dan diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) sebuah
lembaga nirlaba yang berkedudukan di Amerika Serikat.
Source : http://firman-ug.blogspot.com/2011/04/toefl.html
Source : http://firman-ug.blogspot.com/2011/04/toefl.html
Pengertian
dari TOEIC (Test
of English for International Communication)
1.
TOEIC
adalah tes kecakapan bahasa Inggris yang mengukur kemampuan berbahasa
Inggris untuk dunia kerja, dunia bisnis, dan komunikasi sehari-hari dengan
orang asing.
Source : https://belajarbahasataktis.wordpress.com/2010/09/01/sekitar-toeic/
Source : https://belajarbahasataktis.wordpress.com/2010/09/01/sekitar-toeic/
2.
TOEIC is an English
language test designed specifically to measure the everyday English skills of
people working in an international environment.
Source : http://en.wikipedia.org/wiki/TOEIC
Source : http://en.wikipedia.org/wiki/TOEIC
3.
TOEIC adalah tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris
penutur non-bahasa Inggris dalam penggunaan bahasa Inggris sehari-hari di
lingkungan kerja internasional.
Source : https://simaksejenak.wordpress.com/2013/01/23/memahami-apa-itu-test-toeic/
Source : https://simaksejenak.wordpress.com/2013/01/23/memahami-apa-itu-test-toeic/
Conclusion :
TOEFL test is a tool to measure a person's proficiency
in English such as writing, reading, listening, and speaking. TOEFL
is often used as one of the admission tests in foreign universities.
TOEIC is a test of ability and skills in
English. The test includes tests of listening, reading, speaking and writing in
the business world, as well as communicating with strangers.
Minggu, 11 Januari 2015
Universitas Gunadarma
merupakan salah satu dari ribuan universitas swasta di Indonesia yang nama nya
sudah terkenal di Indonesia maupun dunia Internasional. Hal ini dibuktikan
dengan adanya fakta bahwa Universitas Gunadarma termasuk dalam 10 besar
Universitas yang terbaik di Indonesia menurut world rank, webometrics, lembaga
pemeringkatan 4ICU, dan lembaga pemeringkatan lainnya. Selain fakta tersebut,
Universitas gunadarma juga tersebar di wilayah Jawa Barat dengan berpusat di
Depok dan jumlah mahasiswa nya yang dari tahun ke tahun semakin bertambah
banyak. Dengan bertambahnya mahasiswa, Universitas Gunadarma pun harus bisa
menampung semua mahasiswa yang ada dengan membangun / membeli bangunan baru
untuk kampus yang baru. Sampai saat ini ada 11 kampus yang terdiri dari kampus
A, B, C, D ,E ,F ,G ,H ,J , K, dan kampus L yang ada di sekitar Kota Jakarta,
Tangerang, Bekasi dan Depok.
Dari awal berdiri nya Universitas Gunadarma sampai
sekarang rektor / pimpinan kampus yaitu Prof. Dr. E. S. Margianti, S.E., M.M.
Tidak pernah ada pergantian rektor, tetapi dengan pengabdiannya terhadap kampus
sudah baik dan bisa membuat Universiats Gunadarma mendulang kesuksesannya.
Dengan banyaknya perubahan di berbagai sarana, prasarana, fasilitas, serta
keamanan dan kebersihan, banyak dirasakan manfaatnya bagi mahasiswa serta
masyarakat sekitar. Ketiadaan kantin di dalam Universitas Gunadarma bukanlah sebab
kampus ini tidak mau membuatnya, akan tetapi menurut dosen yang pernah
mengajari saya yaitu sebabnya adalah karena Universitas Gunadarma ingin berbagi
rezeki / keberkahan untuk sesama masyarakat di lingkungan kampus. Sebenarnya
alasan tersebut memang benar adanya dan bisa dirasakan manfaat indahnya berbagi
ke masyarakat lingkungan sekitar kampus Universitas Gunadarma.
Pertama kali mendaftar masuk di Universitas Gunadarma,
saya bersama dengan ibu saya datang ke kampus D yang ada di Jalan Margonda, Depok.
Pertama kali ke sana saya sudah bisa merasakan suasana yang ramai, penuh orang
yang berlalu lalang, suasana yang nyaman, asri, dan penuh keramahan. Di Kampus
D tersebut saya langsung ke gedung 2 lantai 2 disana sudah ada yang mendaftar,
mengembalikan berkas pendaftaran, dan sebagainya. Saat di depan orang yang
bertugas disana, ada sekitar 4 orang, mereka melayani semua pertanyaan dari
calon mahasiswa dengan orang tua dengan sabar dan baik sehingga bisa dipahami
dengan baik.
Saat tahun pertama saya masuk atau sudah terdaftar
menjadi mahasiswa Universitas Gunadarma yaitu tahun 2012, ketika itu baru ada
10 kampus yang ada. Saat semester 1 dan 2 pun saya masih memiliki jadwal kuliah
di Kampus D. Semenjak masuk tingkat 2, jadwal pun berubah menjadi di kampus E
yang terletak di kelapa dua, Depok. Perubahan tersebut juga karena perkembangan
yang pesat terhadap jumlah mahasiswa dan juga fasilitas lain nya yang harus di
tingkatkan untuk mengimbangi dengan teknik pengajaran yang ada di Universitas
Gunadarma. Kampus yang paling baru yaitu kampus F, menjadi kampus yang
digunakan untuk kursus, kuliah, dan sebagainya. Walaupun bentuknya belum
menyerupai kampus yang sudah ada, tetapi kampus ini sudah tersedia berbagai
fasilitas yang mendukung mahasiswanya untuk belajar dengan baik walaupun belum
sempurna.
Saat masuk pertama kali, yang terbayang oleh saya saat
itu di dalam kelas sudah tersedia LCD Proyektor. Tetapi, dugaan saya salah
ternyata di setiap kelas yang tersedia adalah OHP. Keadaan OHP tersebut masih
ada yang baik dan ada pula yang sudah tidak menyala. OHP tersebut membantu
dosen dan mahasiswa saat menjelaskan materi perkuliahan. Dengan berkembangnya
teknologi dan informasi sudah seharusnya di dalam setiap kelas sudah disediakan
fasilitas yang baru dan lebih fleksibel sehingga menghemat biaya dan memudahkan
semua yang memakainya.
Saat ini dengan bertambahnya jumlah mashasiswa dan demi
meningkatkan kualitas dan kuantitas, Universitas Gunadarma sedang membangun kembali
Kampus D sebelumnya gedung 0 menjadi gedung 6 menjadi lebih baik. Selain itu,
di kampus G juga sudah bertambah 1 gedung baru, yaitu gedung 4. Kampus yang
berada di Depok ini memang banyak dan terbagi kedalam daerah – daerah yang
tidak begitu jauh. Jumlah mayoritas mahasiswa terbanyak adalah di Kota Depok,
itu lah sebabnya mengapa Universitas Gunadarma kebanyakan kampusnya berada di
Depok. Banyak juga mahasiswa yang tinggal di Bekasi dan Jakarta memilih kuliah
di Universitas Gunadarma Depok.
Perkiraan saya, mungkin kebanyakan teman – teman saya di
kelas lebih banyak yang berasal dari Kota Depok. Ternyata, ekspektasi saya
salah yang bahkan dari daerah paling terjauh pun ada seperti dari Aceh, Papua,
Padang, Makasar, dan kota lainnya di Indonesia. Mereka yang berasal dari daerah
yang jauh dari tempat asal mereka banyak yang kos dan menetap disini bersama
saudaranya. Tempat kosnya pun bermacam – macam tergantung kita yang mau dimana.
Ada yang di dekat Kampus D margonda, Kampus E kelapa dua, dan lain – lain.
Universitas Gunadarma tidak kalah bersaing dengan
Universitas Negeri dan Swasta lainnya. Sudah banyak prestasi yang telah di
peroleh mahasiswa Gunadarma yang telah berhasil memenangkan suatu kompetisi /
lomba baik di tingkat kota, provinsi, nasional, maupun tingkat internasional. Baik
itu di bidang akademik maupun non akademik. Seperti umumnya sebuah kampus /
Universitas harus mendukung dan wajib membimbing para mahasiswanya untuk terus
berusaha dan berjuang meraih prestasi dan kesuksesan di masa mendatang. Salah
satu nya dengan memebentuk UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).
UKM yang dimiliki oleh Universitas Gunadarma pun bermacam
– macam. UKMnya yaitu seperti fajrul islam, basket, voli, futsal, paduan suara,
karate, BEM, Hockey,SEF, dan lain sebagainya. UKM ini sudah baik dan berjalan
sebagai mestinya. Akan tetapi, sudah seharusnya untuk setiap UKM memililki
ruangan atau tempat berkumpulnya mereka
dalam melaksanakan tugasnya masing – masing. Agar UKM tersebut bisa lebih
leluasa dan bisa bebas melakukan aktivitas nya masing – masing. Untuk saat ini
sudah disediakan tempatnya tetapi, tidak semua disediakan oleh pihak kampus.
Harapannya kedepannya bisa diberikan solusi dan lebih ditingkatkan lagi
fasilitas untuk UKM nya.
Universitas Gunadarma memang sudah memiliki keunggulan di
bidang ilmu teknologi komputer dan dalam sistem informasi komputer. Maka dari
itu, semua mahasiswa baru akan mendapatkan handphone yang nanti nya di
handphone tersebut sudah tersambung dengan program yang ada di Gunadarma.
Tetapi, nyatanya banyak aplikasi yang belum dapat terintegrasi dengan handphone
tersebut. Sehingga handphone tersebut tidak bisa di gunakan untuk absen,
mengecek nilai dan lain sebagainya. Tetapi, handphone tersebut juga bermanfaat
bagi mahasiswa.
Selain handphone fasilitas penunjang lainnya yaitu
laboratorium. Di setiap fakultas dan jurusan yang ada di Universitas Gunadarma
memiliki beberapa laboratorium. Di fakultas Ekonomi misalnya ada Laboratorium
Akuntansi Dasar, Laboratorium Akuntansi Lanjut, Laboratorium Akuntansi Menengah,
dan lain – lain. Selain ada laboratorium di setiap jurusan, ada pula yang nama
nya ILAB (Integrated Laboratory). ILAB tersebut terletak di Kampus H , Kelapa
dua Depok. Di sini gedung untuk praktikum memiliki 6 lantai, lantai 1 sampai
dengan lantai 4 untuk praktikum, lantai 5 adalah untuk perpustakaan, dan lantai
6 untuk staf dan dosen. Selain gedung untuk praktikum, di kampus H ini memiliki
lapangan yang luas, yang digunakan untuk olahraga basket, futsal, dan lainnya.
Universitas yang baik dan juga memiliki integritas serta
kualitas yang terbaik dilihat dari akreditasnya. Universitas Gunadarma memiliki
akreditasi A untuk rata – rata nya. Untuk di setiap jurusan berbeda, tetapi
rata – rata di setiap jurusan memiliki akreditasi A walaupun ada yang B juga. Suatu
keharusan untuk setiap Universitas memiliki akreditasi yang baik, karena setiap
lulusan yang nantinya akan bekerja di sebuah perusahaan harus dari Universitas
dengan akreditas yang baik. Dengan semakin baiknya akreditasi, tidak membuat pihak
kampus bersikap santai. Akan tetapi, semua pihak yang terlibat di dalam
Universitas harus saling mendukung, saling berkerja sama, dan saling berkomunikasi
dengan baik sehingga tujuan yang ingin di capai oleh masing-masing orang bisa
tercapai.
Perkembangan dan kemajuan Universitas Gunadarma telah di
lalui dan dilakukan, dari hanya sebuah sekolah tinggi yang masih sedikit
mahasiswa nya menjadi sebuah Universitas yang besar serta memiliki banyak
mahasiswa. Pencapaian tersebut dilakukan dengan berbagai hambatan, kesulitan,
rintangan ,dan sebagainya. Walaupun saya tidak bisa merasakan bagaimana
Universitas Gunadarma ini berkembang dengan pesat, pasti nya semua yang
dilakukan oleh pihak kampus adalah demi kemajuan dan kesuksesan semua mahasiswa
nya. Semoga Universitas Gunadarma bisa terus melesat seperti pesawat yang
terbang terus ke atas tetapi tidak lupa dengan apa yang dulu nya di miliki. Bersyukur
itu memang diperlukan untuk setiap keberhasilan yang di dapat dan teruslah
berjuang dan berusaha demi pencapaian visi dan misi hidup kita.
Demikian ilustrasi singkat yang menggambarkan bagaimana
Universitas Gunadarma berdiri sampai sekarang sudah menjadi Universitas yang
dikenal banyak orang dan alumni / lulusannya pun akan dapat bersaing dengan
Universitas lain tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar Indonesia. Kita sebagai
mahasiswa tidak hanya bisa berharap kepada kampus, tetapi kita juga harus turut
ikut andil / aktif dalam mengembangkan hardskill dan softskill yang kita miliki
sehingga bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat, nusa dan bangsa
Indonesia.
Senin, 08 Desember 2014
A. Judul Penelitian
Pengaruh Korupsi Terhadap Perilaku
Masyarakat dan Kondisi Perekonomian di Indonesia
B. Pendahuluan
Latar belakang
Perkembangan
masalah sosial di Indonesia yang tidak pernah putus / hilang dari pandangan
masyarakat yaitu korupsi. Akhir – akhir ini semakin banyak yang melakukan
tindakan korupsi mulai dari pejabat negara, TNI, Menteri, Kejaksaan, Partai
politik sampai dengan aparat keamanan (polisi)
pun ikut tersangkut kasus tersebut. Berbagai macam survei dari ICW dan
lembaga lainnya menunjukkan bahwa Indonesia menempati urutan teratas untuk
daftar negara terkorup di dunia. Berbagai macam kasus korupsi mulai dari yang
kecil, sedang hingga kasus yang besar terjadi dari tahun ke tahun secara terus
menerus tanpa bisa dihentikan. Korupsi sudah seperti suatu kebiasaan yang
mendarah daging di masyarakat Indonesia.
Penyebab
seseorang melakukan tindakan korupsi beragam dan bermacam – macam. Beberapa
halnya yaitu kelemahan pengajaran agama dan etika, konsumerisme, tidak adanya
tindak hukuman yang keras, kemiskinan, tidak adanya dukungan untuk perilaku
anti korupsi, struktur pemerintahan, dan perubahan transisi demokrasi. Hal
lainnya yaitu sudah membudayanya kasus korupsi yang terjadi di dalam sebuah
birokrasi atau sebuah perusahaan. Korupsi ini sudah seperti kebiasaan dan suatu
kewajiban yang dilaksanakan oleh orang Indonesia yang ingin meraup keuntungan
semata tanpa memperhitungkan kerugian negara dan tanpa melihat keadaan masyarakat
di sekelilingnya.
Hukuman
yang diberikan kepada pelaku korupsi pun tidak seimbang / tidak adil dengan apa
yang dilakukan pelaku korupsi tersebut. Tidak adilnya hukuman bagi pelaku
korupsi ini menjadi suatu pemikiran bahwa perilaku tersebut dapat dilakukan lagi
tanpa peduli dengan hukuman yang diterimanya. Menurut mereka (pelaku korupsi),
hukuman tindak pelanggaran korupsi bisa di suap / dibeli. Dari hasil suap
tersebut, yang menikmati adalah aparat hukum yang menangani kasus tersebut.
Aparat hukum tersebut sudah masuk dalam korupsi tersebut.
Korupsi
di Indonesia sudah semakin parah dengan kasusnya yang semakin hari orang –
orang yang melakukannya pun tidak segan – segan untuk melakukan korupsi hingga
triliunan rupiah. Semakin buruk nya moral bangsa ini dengan banyaknya orang
yang melakukan korupsi tersebut. Dampaknya pun bisa berbagai macam terjadi di
dalam masyarakat serta kondisi perekonomian suatu negara. Suatu pemikiran yang
tidak baik jika orang tersebut sampai mengambil hak yang bukan miliknya. Pelaku
tindak korupsi tersebut hanya memikirkan kepentingannya sendiri serta
kebahagiaan semata tanpa memikirkan keadaan yang terjadi setelah mereka
melakukannya (korupsi).
Rumusan Masalah
1.
Apakah penyebab
kasus korupsi di Indonesia ?
2.
Apa akibat
yang ditimbulkan dari kasus korupsi di Indonesia ?
3.
Bagaimana sikap
masyarakat menanggapi kasus korupsi yang sedang marak di Indonesia ?
4.
Apa langkah
– langkah pemerintah untuk memberantas dan mengurangi kasus korupsi yang ada di
Indonesia ?
Tujuan Penelitian
1.
Mengetahui penyebab
dari kasus korupsi di Indonesia.
2.
Dapat mengetahui
seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari kasus korupsi yang terjadi di
Indonesia.
3.
Dapat mengetahui
sikap masyarakat terhadap maraknya kasus korupsi di Indonesia.
4.
Mengetahui upaya
– upaya yang dilakukan pemerintah untuk memberantas dan mengurangi kasus
korupsi di Indonesia.
Rabu, 05 November 2014
Mitos adalah sebuah kepercayaan
orang jaman dahulu yang sangat mengikat di lingkungan masyarakat. Mitos juga
merupakan pengetahuan yang didapatkan dari sebuah pengalaman diri kita sendiri
atau dari penuturan cerita yang sudah turun temurun dari kakek-nenek kita
terdahulu. Mereka dahulu sangat meyakini mitos – mitos yang sangat banyak
tersebut dan diterapkan ke dalam kehidupan sehari – hari. Bahkan ada suatu
mitos yang sangat tidak masuk logika pun dilakukan oleh orang jaman dahulu. Masyarakat
dahulu masih menganut animisme dan dinamisme serta kepercayaan lainnya yang
dari kepercayaan tersebut di dapatkan mitos yang terkadang benar adanya dan
terkadang pula ada yang masih isu belaka / masih diragukan.
Mitos
– mitos yang beredar dan berkembang di dalam masyarakat, kemungkinan kurangnya
penalaran atas mitos tersebut dan tidak adanya suatu kebenaran / penelitian
lebih lanjut dari mitos tersebut. Banyak nya mitos jaman dahulu yang tidak
terbukti kebenarannya, oleh orang – orang jaman sekarang mitos tersebut mulai
ditinggalkan dan tidak lagi menerapkan / melakukannya dalam kehidupan
bermasyarakat. Salah satu mitos yang akan dibahas disini adalah bersiul di
malam hari. Mitos ini berasal dari mitos orang jaman dahulu yang katanya kalau
melakukan hal tersebut bisa mengundang setan dan dapat memunculkan /
mendatangkan binatang buas seperti ular.
Mitos
tersebut ternyata dahulu pernah ada ceritanya. Pada suatu malam di sebuah
perkampungan di desa ada 1 rumah yang didalamnya terdapat 2 orang anak laki –
laki bersama kedua orang tuanya. Salah satu dari anak tersebut bersiul, tetapi
kedua orang tuanya melarangnya. Si anak ini tetap bersiul dan tidak mematuhi
larangan orang tuanya. Beberapa menit kemudian dari luar rumahnya muncullah
seekor ular. Ular tersebut mulai masuk ke dalam rumah tersebut, sang anak kaget
dan orang tuanya pun berusaha untuk menangkapnya. Akhirnya ular tersebut bisa
ditangkap dan dibuang ke tempat yang jauh.
Dari
cerita di atas dapat disimpulkan bahwa mitos tersebut pernah ada kejadian /
peristiwanya. Tetapi, kita sebagai manusia perlu menelaah, membuktikan, dan memahaminya
lebih lanjut. Supaya di masa mendatang tidak ada kekeliruang yang berkembang di
masyarakat. Menurut saya, kita perlu mencermati dahulu mitos yang berupa
larangan ataupun suatu perintah untuk melakukan sesuatu yang kita dapatkan
tersebut. Terkadang mitos tersebut benar adanya tetapi, ada juga yang tidak
benar sama sekali. Mitos tersebut boleh kita hargai sebagai penghargaan
terhadap orang jaman dahulu tetapi jangan sampai mitos – mitos yang tidak benar
faktanya bisa menimbulkan dampak buruk bagi diri kita dan masyarakat secara
luas.
Sabtu, 25 Oktober 2014
Proses
untuk mencapai hasil / tujuan khusus mata kuliah bahasa Indonesia yaitu untuk
mampu berbahasa dengan baik terutama tulis memerlukan beberapa tahapan-tahapan
dan prosedur yang harus dilalui oleh setiap mahasiswa dan diwajibkan mengenal
serta mengetahui hal-hal apa saja yang diperlukan dalam proses tulis-menulis.
Dalam proses penulisan ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik dan
harus dipelajari secara baik dan mendalam. Tahapan yang harus di pelajari dan
dikuasai dalam penulisan yaitu memahami fungsi dan kedudukan bahasa indonesia,
ragam bahasa, ejaan, diksi, kalimat efektif, alinea dan pengembangannya,
perencanaan karangan ilmiah, kerangka karangan, kutipan dan daftar pustaka.
Semua tahapan tersebut merupakan bagian – bagian yang penting dan saling
berkaitan dalam proses penulisan.
Tahap awal
yang dipelajari dalam penulisan yaitu memahami fungsi dan kedudukan bahasa.
Pada tahap ini kita sebagai mahasiswa yang harus selalu banyak menggali
informasi dan meningkatkan pengetahuan, sebaiknya mengerti tujuan dan kedudukan
bahasa dengan baik. Tahap kedua yaitu ragam bahasa. Di dalam penulisan
perlu adanya ragam bahasa / varian dari variasi bahasa serta gaya / dialek
untuk dapat menarik pembacanya. Tahap selanjutnya adalah mempelajari ejaan
terutama EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Tujuan dari tahap tersebut agar
mampu menulis dengan aturan EYD yang baik dan benar. Langkah selanjutnya
yaitu pemakaian bahasa dengan diksi dan membuat kalimat efektif. Diksi dalam
arti luas memiliki makna yaitu pemilihan kata yang tepat dan sesuai. Selanjutnya
membuat kalimat efektif, kalimat efektif memiliki ciri – ciri yaitu sebuah
kalimat yang memiliki kata – kata yang tidak berulang dan kalimatnya memiliki
kata yang efektif maksudnya tidak perlu banyak kata-kata.
Tahap selanjutnya adalah alinea dengan pengembangannya, dalam membuat
alinea banyak yang harus dikembangkan dan diperluas. Yang dikembangkan adalah
pola dan bentuk / jenis alinea dalam sebuah penulisan yang akan dipergunakan
dan ditulis menjadi sebuah tulisan yang bermakna. Tahap akhir dari proses
penulisan adalah memahami kutipan dan mempelajari daftar pustaka. Sebuah
tulisan yang baik seharusnya bisa mengambil / menuliskan kembali sebuah kutipan
kedalam sebuah paragraf / alinea yang berkaitan dengan tema yang dibuat.
Penulisan daftar pustaka juga mempengaruhi sebuah tulisan agar tulisan yang di
buat berdasarkan dari sumber – sumber yang terpercaya dan dapat dijadikan acuan
dalam penulisan. Juga untuk menghindari adanya plagiat / menjiplak hasil orang
lain.
Dari semua unsur – unsur penulisan diatas, dapat
disimpulkan bahwa semua materi yang ada di dalam materi kuliah Bahasa Indonesia
merupakan sebuah langkah / proses menuju pencapaian penulisan yang baik untuk
setiap mahasiswa. Untuk kepentingan masa depan yang baik haruslah dipersiapkan
dengan sungguh – sungguh supaya kelak tercapai tujuan dan misi yang ingin
dicapai. maka dari itu, ikutilah prosesnya dan nikmatilah hasilnya jika benar -
benar mengikutinya dengan baik.
Langganan:
Postingan (Atom)