kalender

kalender hijriyah

jam

asmaul husna

Asmaul Husna

jadwal adzan

banner link gunadarma

"
Banner Link Gunadarma
".

universitas gunadarma

universitas gunadarma

Seguidores

Diberdayakan oleh Blogger.
Selasa, 14 April 2015

        Passive voice (kalimat pasif) adalah kalimat yang subyeknya dikenai suatu pekerjaan. Kalimat pasif adalah kalimat yang diawali dengan imbuhan “di-” dan “ter-” dalam Bahasa Indonesia. Namun secara umum, kalimat pasif Bahasa Inggris dibentuk dengan menambahkan “to be” sebelum “V3”. Walaupun menurut statistik bahwa kalimat pasif mendominasi sekitar 60 % dalam Bahasa Inggris , namun kita harus kapan kita menggunakan  kalimat pasif.
Fungsinya adalah sebagai berikut:
1.      Subjek / pokok pembicaraan
Contoh : - The murderer has been arrested.
-          The house was bulit in 1954.
2.      Pelaku kegiatan
Jika kita ingin membuat kalimat yang tidak tahu atau ragu – ragu siapa yang melakukan suatu perbuatan, maka gunakanlah kalimat pasif.
Contoh : - When I came, the door was opened.
-          Nobody knows why he was killed.
3.      Pelaku yang sudah dikenal
Bagian ini adalah jika kita sudah yakin dengan bahwa orang yang kita ajak bicara sudah mengetahui siapa yang melakukannya, maka kita boleh menggunakan kalimat pasif.
Contoh : - Indonesia independence was proclaimed on august 17, 1945.
-          “Indonesia Raya” was composed in 1945.
Penggunaan kalimat pasif didalam sebuah kalimat ada berbagai macam, yaitu :
a.       Kalimat pasif hanya bisa dibentuk jika suatu kejadian / kegiatan memiliki objek. Contoh kalimat berobjek: Ben writes a letter every day.                              
Bentuk passive dari contoh kalimat : A letter is written (by Ben) every day.
b.      Kalimat pasif menyatakan bahwa Objek kalimat “di-sesuatu(kan)” oleh seseorang.
Contoh: This book was written by J.K.Rowling.
c.       Kalimat pasif digunakan bila “kejadian” lebih penting atau ingin lebih ditonjolkan, dibanding “pelaku”.
Contoh: The engine will be repaired (by the mechanic) next week.
Subjek kalimat aktif yang berbentuk nominative pronoun (kata ganti sebagai subyek) dalam kalimat pasif berubah menjadi accusative pronoun (kata ganti sebagai objek), bisa dilihat pada bagan perubahan berikut:
Subyek (kalimat aktif)
By Phrase (kalimat pasif)
He
She
We
They
I
You
By him
By her
By us
By them
By me
By you

1.      Kalimat pasif dalam simple present tense
Dalam kalimat positif
Pasif : SUB. + IS/ARE/AM + VERB 3 + BP + ADVERB
Keterangan : SUB = Subject; BP = By Phrase (obyek pelaku)
Examples :
a.       The car is washed by him once a week.
b.      The flowers are watered by gardener every day.
Dalam kalimat negatif
Pasif : SUB. + IS/ARE/AM NOT + V3 + BP + ADVERB
Examples:
a.       This room is not cleaned by them every day.
b.      Rina does not type the reports every day.
Dalam kalimat tanya (yes/no question)
Pasif : IS/ARE/AM + SUB. + V3 + BP + ADVERB ?
Examples :
a.       Is the house pointed by him once a year ?
b.      Are the flowers watered by them every morning ?
Dalam kalimat tanya dengan question word (kata penanya)
Pasif : Q.WORD + IS/ARE/AM + SUB. + V3 +BR +ADVERB ?
Q.WORD = Question word (kata penanya), yaitu kata – kata yang digunakan untuk menanyakan hal – hal yang berkaitan dengan tempat, tujuan, waktu, sebab, alasan, cara dan sebagainya, seperti Where, Why, Which, Whom, Whose, How dan sebagainya.
Examples:
a.       Where is the cake usually sold by them ?
b.      What time is the yard usually cleaned by him ?
2.      Kalimat pasif dalam simple past tense
Dalam kalimat positif
Pasif : SUB. + WAS / WERE + VERB 3 + BP + ADVERB
Examples:
a.       The big tree was cut by the gardener yesterday.
b.      The letters were sent by her two weeks ago.
Dalam kalimat negatif
Pasif : SUB. + WAS / WERE NOT + V3 + BP + ADVERB
Examples:
a.       This room was not cleaned by him this morning.
b.      We were not visited by my uncle last year.
Dalam kalimat tanya (yes/no question)
Pasif : Q.WOR + WAS / WERE + SUB. + V3 + BP + ADVERB ?
Examples:
a.       Where was the keys put by her last night?
b.      What time was this novel returned by him this morning?
3.      Kalimat pasif dalam present future tense 
Dalam kalimat positif
Pasif : SUB + WILL / MODAL + BE + V3 + BP +ADVERB
Examples:
a.       The big tree will be cut by the gardener tomorrow.
b.      The test can be done by her in an hour.
Dalam kalimat negatif
Pasif : SUB + WILL / MODAL NOT + BE + V3 + BP + ADVERB
Examples:
a.       The hat will not be bought by him.
b.      They cannot finish the work in a week.
Dalam kalimat tanya (yes/no question)
Pasif : WILL / MODAL + SUB + BE + V3 + BP + ADVERB
Examples :
a.       Will the dictionary be brought by him next Monday ?
b.      Can the work be done by her alone ?
Kesimpulan : Passive voice (kalimat pasif) adalah suatu bentuk kalimat yang berpola STVB (Subjek, To be, Verb 3, dan By phrase) atau bentuk kalimat yang terbalik dari kalimat aktif dan tidak selalu berpola seperti itu, tergantung dari suatu kalimatnya. Contohnya Luna ditolong oleh ibunya (Luna is helped by my mother).
Sumber :
Purnomo, wahyu. 2005. English Grammar And Everyday Conversation. Surabaya: Amelia
http://www.belajarbahasainggrisyuk.com/kegunaan-kalimat-pasif/
http://englishtips4u.com/2012/11/01/engclass-passive-voice/
Selasa, 03 Maret 2015
Pengertian dari TOEFL (Test Of English as Foreign Language)

1.      TOEFL adalah tes yang mencakup empat aspek, yaitu listening compherension, structure and written exxpression,reading comprehension,dan Test Of Written English (TWE).
   Source : Chaniago, Azri Auni S.Pd.2015.How to Prepare TOEFL.tanggerang : Lembar Pustaka Indonesia

2.      TOEFL is the essential exam for entry to universities in the United States, measures the ability of non-native speakers of English to use and understand North American English as it is spoken, written and heard in college and university settings.
      Source : http://www.examenglish.com/TOEFL/index.html

3.      TOEFL adalah standardisasi kemampuan bahasa inggris seseorang secara tertulis (de jure) yang meliputi empat aspek penguasaan: Listening, Writing dan Reading,Tes ini dikembangkan dan diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) sebuah lembaga nirlaba yang berkedudukan di Amerika Serikat.
      Source : http://firman-ug.blogspot.com/2011/04/toefl.html

Pengertian dari TOEIC (Test of English for International Communication)

1.      TOEIC  adalah tes kecakapan bahasa Inggris yang mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk dunia kerja, dunia bisnis, dan komunikasi sehari-hari dengan orang asing.
      Source : https://belajarbahasataktis.wordpress.com/2010/09/01/sekitar-toeic/

2.      TOEIC is an English language test designed specifically to measure the everyday English skills of people working in an international environment.
      Source :  http://en.wikipedia.org/wiki/TOEIC

3.      TOEIC adalah tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris penutur non-bahasa Inggris dalam penggunaan bahasa Inggris sehari-hari di lingkungan kerja internasional.
      Source : https://simaksejenak.wordpress.com/2013/01/23/memahami-apa-itu-test-toeic/

Conclusion :
TOEFL test is a tool to measure a person's proficiency in English such as writing, reading, listening, and speaking. TOEFL is often used as one of the admission tests in foreign universities.
TOEIC is a test of ability and skills in English. The test includes tests of listening, reading, speaking and writing in the business world, as well as communicating with strangers.
Minggu, 11 Januari 2015
              Universitas Gunadarma merupakan salah satu dari ribuan universitas swasta di Indonesia yang nama nya sudah terkenal di Indonesia maupun dunia Internasional. Hal ini dibuktikan dengan adanya fakta bahwa Universitas Gunadarma termasuk dalam 10 besar Universitas yang terbaik di Indonesia menurut world rank, webometrics, lembaga pemeringkatan 4ICU, dan lembaga pemeringkatan lainnya. Selain fakta tersebut, Universitas gunadarma juga tersebar di wilayah Jawa Barat dengan berpusat di Depok dan jumlah mahasiswa nya yang dari tahun ke tahun semakin bertambah banyak. Dengan bertambahnya mahasiswa, Universitas Gunadarma pun harus bisa menampung semua mahasiswa yang ada dengan membangun / membeli bangunan baru untuk kampus yang baru. Sampai saat ini ada 11 kampus yang terdiri dari kampus A, B, C, D ,E ,F ,G ,H ,J , K, dan kampus L yang ada di sekitar Kota Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok.
            Dari awal berdiri nya Universitas Gunadarma sampai sekarang rektor / pimpinan kampus yaitu Prof. Dr. E. S. Margianti, S.E., M.M. Tidak pernah ada pergantian rektor, tetapi dengan pengabdiannya terhadap kampus sudah baik dan bisa membuat Universiats Gunadarma mendulang kesuksesannya. Dengan banyaknya perubahan di berbagai sarana, prasarana, fasilitas, serta keamanan dan kebersihan, banyak dirasakan manfaatnya bagi mahasiswa serta masyarakat sekitar. Ketiadaan kantin di dalam Universitas Gunadarma bukanlah sebab kampus ini tidak mau membuatnya, akan tetapi menurut dosen yang pernah mengajari saya yaitu sebabnya adalah karena Universitas Gunadarma ingin berbagi rezeki / keberkahan untuk sesama masyarakat di lingkungan kampus. Sebenarnya alasan tersebut memang benar adanya dan bisa dirasakan manfaat indahnya berbagi ke masyarakat lingkungan sekitar kampus Universitas Gunadarma.
            Pertama kali mendaftar masuk di Universitas Gunadarma, saya bersama dengan ibu saya datang ke kampus D yang ada di Jalan Margonda, Depok. Pertama kali ke sana saya sudah bisa merasakan suasana yang ramai, penuh orang yang berlalu lalang, suasana yang nyaman, asri, dan penuh keramahan. Di Kampus D tersebut saya langsung ke gedung 2 lantai 2 disana sudah ada yang mendaftar, mengembalikan berkas pendaftaran, dan sebagainya. Saat di depan orang yang bertugas disana, ada sekitar 4 orang, mereka melayani semua pertanyaan dari calon mahasiswa dengan orang tua dengan sabar dan baik sehingga bisa dipahami dengan baik.
            Saat tahun pertama saya masuk atau sudah terdaftar menjadi mahasiswa Universitas Gunadarma yaitu tahun 2012, ketika itu baru ada 10 kampus yang ada. Saat semester 1 dan 2 pun saya masih memiliki jadwal kuliah di Kampus D. Semenjak masuk tingkat 2, jadwal pun berubah menjadi di kampus E yang terletak di kelapa dua, Depok. Perubahan tersebut juga karena perkembangan yang pesat terhadap jumlah mahasiswa dan juga fasilitas lain nya yang harus di tingkatkan untuk mengimbangi dengan teknik pengajaran yang ada di Universitas Gunadarma. Kampus yang paling baru yaitu kampus F, menjadi kampus yang digunakan untuk kursus, kuliah, dan sebagainya. Walaupun bentuknya belum menyerupai kampus yang sudah ada, tetapi kampus ini sudah tersedia berbagai fasilitas yang mendukung mahasiswanya untuk belajar dengan baik walaupun belum sempurna.
            Saat masuk pertama kali, yang terbayang oleh saya saat itu di dalam kelas sudah tersedia LCD Proyektor. Tetapi, dugaan saya salah ternyata di setiap kelas yang tersedia adalah OHP. Keadaan OHP tersebut masih ada yang baik dan ada pula yang sudah tidak menyala. OHP tersebut membantu dosen dan mahasiswa saat menjelaskan materi perkuliahan. Dengan berkembangnya teknologi dan informasi sudah seharusnya di dalam setiap kelas sudah disediakan fasilitas yang baru dan lebih fleksibel sehingga menghemat biaya dan memudahkan semua yang memakainya.
            Saat ini dengan bertambahnya jumlah mashasiswa dan demi meningkatkan kualitas dan kuantitas, Universitas Gunadarma sedang membangun kembali Kampus D sebelumnya gedung 0 menjadi gedung 6 menjadi lebih baik. Selain itu, di kampus G juga sudah bertambah 1 gedung baru, yaitu gedung 4. Kampus yang berada di Depok ini memang banyak dan terbagi kedalam daerah – daerah yang tidak begitu jauh. Jumlah mayoritas mahasiswa terbanyak adalah di Kota Depok, itu lah sebabnya mengapa Universitas Gunadarma kebanyakan kampusnya berada di Depok. Banyak juga mahasiswa yang tinggal di Bekasi dan Jakarta memilih kuliah di Universitas Gunadarma Depok.
            Perkiraan saya, mungkin kebanyakan teman – teman saya di kelas lebih banyak yang berasal dari Kota Depok. Ternyata, ekspektasi saya salah yang bahkan dari daerah paling terjauh pun ada seperti dari Aceh, Papua, Padang, Makasar, dan kota lainnya di Indonesia. Mereka yang berasal dari daerah yang jauh dari tempat asal mereka banyak yang kos dan menetap disini bersama saudaranya. Tempat kosnya pun bermacam – macam tergantung kita yang mau dimana. Ada yang di dekat Kampus D margonda, Kampus E kelapa dua, dan lain – lain.
            Universitas Gunadarma tidak kalah bersaing dengan Universitas Negeri dan Swasta lainnya. Sudah banyak prestasi yang telah di peroleh mahasiswa Gunadarma yang telah berhasil memenangkan suatu kompetisi / lomba baik di tingkat kota, provinsi, nasional, maupun tingkat internasional. Baik itu di bidang akademik maupun non akademik. Seperti umumnya sebuah kampus / Universitas harus mendukung dan wajib membimbing para mahasiswanya untuk terus berusaha dan berjuang meraih prestasi dan kesuksesan di masa mendatang. Salah satu nya dengan memebentuk UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).
            UKM yang dimiliki oleh Universitas Gunadarma pun bermacam – macam. UKMnya yaitu seperti fajrul islam, basket, voli, futsal, paduan suara, karate, BEM, Hockey,SEF, dan lain sebagainya. UKM ini sudah baik dan berjalan sebagai mestinya. Akan tetapi, sudah seharusnya untuk setiap UKM memililki ruangan atau tempat berkumpulnya  mereka dalam melaksanakan tugasnya masing – masing. Agar UKM tersebut bisa lebih leluasa dan bisa bebas melakukan aktivitas nya masing – masing. Untuk saat ini sudah disediakan tempatnya tetapi, tidak semua disediakan oleh pihak kampus. Harapannya kedepannya bisa diberikan solusi dan lebih ditingkatkan lagi fasilitas untuk UKM nya.
            Universitas Gunadarma memang sudah memiliki keunggulan di bidang ilmu teknologi komputer dan dalam sistem informasi komputer. Maka dari itu, semua mahasiswa baru akan mendapatkan handphone yang nanti nya di handphone tersebut sudah tersambung dengan program yang ada di Gunadarma. Tetapi, nyatanya banyak aplikasi yang belum dapat terintegrasi dengan handphone tersebut. Sehingga handphone tersebut tidak bisa di gunakan untuk absen, mengecek nilai dan lain sebagainya. Tetapi, handphone tersebut juga bermanfaat bagi mahasiswa.
            Selain handphone fasilitas penunjang lainnya yaitu laboratorium. Di setiap fakultas dan jurusan yang ada di Universitas Gunadarma memiliki beberapa laboratorium. Di fakultas Ekonomi misalnya ada Laboratorium Akuntansi Dasar, Laboratorium Akuntansi Lanjut, Laboratorium Akuntansi Menengah, dan lain – lain. Selain ada laboratorium di setiap jurusan, ada pula yang nama nya ILAB (Integrated Laboratory). ILAB tersebut terletak di Kampus H , Kelapa dua Depok. Di sini gedung untuk praktikum memiliki 6 lantai, lantai 1 sampai dengan lantai 4 untuk praktikum, lantai 5 adalah untuk perpustakaan, dan lantai 6 untuk staf dan dosen. Selain gedung untuk praktikum, di kampus H ini memiliki lapangan yang luas, yang digunakan untuk olahraga basket, futsal, dan lainnya.
            Universitas yang baik dan juga memiliki integritas serta kualitas yang terbaik dilihat dari akreditasnya. Universitas Gunadarma memiliki akreditasi A untuk rata – rata nya. Untuk di setiap jurusan berbeda, tetapi rata – rata di setiap jurusan memiliki akreditasi A walaupun ada yang B juga. Suatu keharusan untuk setiap Universitas memiliki akreditasi yang baik, karena setiap lulusan yang nantinya akan bekerja di sebuah perusahaan harus dari Universitas dengan akreditas yang baik. Dengan semakin baiknya akreditasi, tidak membuat pihak kampus bersikap santai. Akan tetapi, semua pihak yang terlibat di dalam Universitas harus saling mendukung, saling berkerja sama, dan saling berkomunikasi dengan baik sehingga tujuan yang ingin di capai oleh masing-masing orang bisa tercapai.  
            Perkembangan dan kemajuan Universitas Gunadarma telah di lalui dan dilakukan, dari hanya sebuah sekolah tinggi yang masih sedikit mahasiswa nya menjadi sebuah Universitas yang besar serta memiliki banyak mahasiswa. Pencapaian tersebut dilakukan dengan berbagai hambatan, kesulitan, rintangan ,dan sebagainya. Walaupun saya tidak bisa merasakan bagaimana Universitas Gunadarma ini berkembang dengan pesat, pasti nya semua yang dilakukan oleh pihak kampus adalah demi kemajuan dan kesuksesan semua mahasiswa nya. Semoga Universitas Gunadarma bisa terus melesat seperti pesawat yang terbang terus ke atas tetapi tidak lupa dengan apa yang dulu nya di miliki. Bersyukur itu memang diperlukan untuk setiap keberhasilan yang di dapat dan teruslah berjuang dan berusaha demi pencapaian visi dan misi hidup kita.
            Demikian ilustrasi singkat yang menggambarkan bagaimana Universitas Gunadarma berdiri sampai sekarang sudah menjadi Universitas yang dikenal banyak orang dan alumni / lulusannya pun akan dapat bersaing dengan Universitas lain tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar Indonesia. Kita sebagai mahasiswa tidak hanya bisa berharap kepada kampus, tetapi kita juga harus turut ikut andil / aktif dalam mengembangkan hardskill dan softskill yang kita miliki sehingga bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat, nusa dan bangsa Indonesia. 
Senin, 08 Desember 2014
A.   Judul Penelitian
Pengaruh Korupsi Terhadap Perilaku Masyarakat dan Kondisi Perekonomian di Indonesia
B.    Pendahuluan
Latar belakang
          Perkembangan masalah sosial di Indonesia yang tidak pernah putus / hilang dari pandangan masyarakat yaitu korupsi. Akhir – akhir ini semakin banyak yang melakukan tindakan korupsi mulai dari pejabat negara, TNI, Menteri, Kejaksaan, Partai politik sampai dengan aparat keamanan (polisi)  pun ikut tersangkut kasus tersebut. Berbagai macam survei dari ICW dan lembaga lainnya menunjukkan bahwa Indonesia menempati urutan teratas untuk daftar negara terkorup di dunia. Berbagai macam kasus korupsi mulai dari yang kecil, sedang hingga kasus yang besar terjadi dari tahun ke tahun secara terus menerus tanpa bisa dihentikan. Korupsi sudah seperti suatu kebiasaan yang mendarah daging di masyarakat Indonesia.
          Penyebab seseorang melakukan tindakan korupsi beragam dan bermacam – macam. Beberapa halnya yaitu kelemahan pengajaran agama dan etika, konsumerisme, tidak adanya tindak hukuman yang keras, kemiskinan, tidak adanya dukungan untuk perilaku anti korupsi, struktur pemerintahan, dan perubahan transisi demokrasi. Hal lainnya yaitu sudah membudayanya kasus korupsi yang terjadi di dalam sebuah birokrasi atau sebuah perusahaan. Korupsi ini sudah seperti kebiasaan dan suatu kewajiban yang dilaksanakan oleh orang Indonesia yang ingin meraup keuntungan semata tanpa memperhitungkan kerugian negara dan tanpa melihat keadaan masyarakat di sekelilingnya.
          Hukuman yang diberikan kepada pelaku korupsi pun tidak seimbang / tidak adil dengan apa yang dilakukan pelaku korupsi tersebut. Tidak adilnya hukuman bagi pelaku korupsi ini menjadi suatu pemikiran bahwa perilaku tersebut dapat dilakukan lagi tanpa peduli dengan hukuman yang diterimanya. Menurut mereka (pelaku korupsi), hukuman tindak pelanggaran korupsi bisa di suap / dibeli. Dari hasil suap tersebut, yang menikmati adalah aparat hukum yang menangani kasus tersebut. Aparat hukum tersebut sudah masuk dalam korupsi tersebut.
          Korupsi di Indonesia sudah semakin parah dengan kasusnya yang semakin hari orang – orang yang melakukannya pun tidak segan – segan untuk melakukan korupsi hingga triliunan rupiah. Semakin buruk nya moral bangsa ini dengan banyaknya orang yang melakukan korupsi tersebut. Dampaknya pun bisa berbagai macam terjadi di dalam masyarakat serta kondisi perekonomian suatu negara. Suatu pemikiran yang tidak baik jika orang tersebut sampai mengambil hak yang bukan miliknya. Pelaku tindak korupsi tersebut hanya memikirkan kepentingannya sendiri serta kebahagiaan semata tanpa memikirkan keadaan yang terjadi setelah mereka melakukannya (korupsi).

Rumusan Masalah
1.     Apakah penyebab kasus korupsi di Indonesia ?
2.    Apa akibat yang ditimbulkan dari kasus korupsi di Indonesia ?
3.    Bagaimana sikap masyarakat menanggapi kasus korupsi yang sedang marak di Indonesia ?
4.    Apa langkah – langkah pemerintah untuk memberantas dan mengurangi kasus korupsi yang ada di Indonesia ?

Tujuan Penelitian
1.     Mengetahui penyebab dari kasus korupsi di Indonesia.
2.    Dapat mengetahui seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari kasus korupsi yang terjadi di Indonesia.  
3.    Dapat mengetahui sikap masyarakat terhadap maraknya kasus korupsi di Indonesia.

4.    Mengetahui upaya – upaya yang dilakukan pemerintah untuk memberantas dan mengurangi kasus korupsi di Indonesia.
Rabu, 05 November 2014
       Mitos adalah sebuah kepercayaan orang jaman dahulu yang sangat mengikat di lingkungan masyarakat. Mitos juga merupakan pengetahuan yang didapatkan dari sebuah pengalaman diri kita sendiri atau dari penuturan cerita yang sudah turun temurun dari kakek-nenek kita terdahulu. Mereka dahulu sangat meyakini mitos – mitos yang sangat banyak tersebut dan diterapkan ke dalam kehidupan sehari – hari. Bahkan ada suatu mitos yang sangat tidak masuk logika pun dilakukan oleh orang jaman dahulu. Masyarakat dahulu masih menganut animisme dan dinamisme serta kepercayaan lainnya yang dari kepercayaan tersebut di dapatkan mitos yang terkadang benar adanya dan terkadang pula ada yang masih isu belaka / masih diragukan.
          Mitos – mitos yang beredar dan berkembang di dalam masyarakat, kemungkinan kurangnya penalaran atas mitos tersebut dan tidak adanya suatu kebenaran / penelitian lebih lanjut dari mitos tersebut. Banyak nya mitos jaman dahulu yang tidak terbukti kebenarannya, oleh orang – orang jaman sekarang mitos tersebut mulai ditinggalkan dan tidak lagi menerapkan / melakukannya dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu mitos yang akan dibahas disini adalah bersiul di malam hari. Mitos ini berasal dari mitos orang jaman dahulu yang katanya kalau melakukan hal tersebut bisa mengundang setan dan dapat memunculkan / mendatangkan binatang buas seperti ular.
          Mitos tersebut ternyata dahulu pernah ada ceritanya. Pada suatu malam di sebuah perkampungan di desa ada 1 rumah yang didalamnya terdapat 2 orang anak laki – laki bersama kedua orang tuanya. Salah satu dari anak tersebut bersiul, tetapi kedua orang tuanya melarangnya. Si anak ini tetap bersiul dan tidak mematuhi larangan orang tuanya. Beberapa menit kemudian dari luar rumahnya muncullah seekor ular. Ular tersebut mulai masuk ke dalam rumah tersebut, sang anak kaget dan orang tuanya pun berusaha untuk menangkapnya. Akhirnya ular tersebut bisa ditangkap dan dibuang ke tempat yang jauh.

          Dari cerita di atas dapat disimpulkan bahwa mitos tersebut pernah ada kejadian / peristiwanya. Tetapi, kita sebagai manusia perlu menelaah, membuktikan, dan memahaminya lebih lanjut. Supaya di masa mendatang tidak ada kekeliruang yang berkembang di masyarakat. Menurut saya, kita perlu mencermati dahulu mitos yang berupa larangan ataupun suatu perintah untuk melakukan sesuatu yang kita dapatkan tersebut. Terkadang mitos tersebut benar adanya tetapi, ada juga yang tidak benar sama sekali. Mitos tersebut boleh kita hargai sebagai penghargaan terhadap orang jaman dahulu tetapi jangan sampai mitos – mitos yang tidak benar faktanya bisa menimbulkan dampak buruk bagi diri kita dan masyarakat secara luas. 
Sabtu, 25 Oktober 2014
      Proses untuk mencapai hasil / tujuan khusus mata kuliah bahasa Indonesia yaitu untuk mampu berbahasa dengan baik terutama tulis memerlukan beberapa tahapan-tahapan dan prosedur yang harus dilalui oleh setiap mahasiswa dan diwajibkan mengenal serta mengetahui hal-hal apa saja yang diperlukan dalam proses tulis-menulis. Dalam proses penulisan ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik dan harus dipelajari secara baik dan mendalam. Tahapan yang harus di pelajari dan dikuasai dalam penulisan yaitu memahami fungsi dan kedudukan bahasa indonesia, ragam bahasa, ejaan, diksi, kalimat efektif, alinea dan pengembangannya, perencanaan karangan ilmiah, kerangka karangan, kutipan dan daftar pustaka.  Semua tahapan tersebut merupakan bagian – bagian yang penting dan saling berkaitan dalam proses penulisan.
        Tahap awal yang dipelajari dalam penulisan yaitu memahami fungsi dan kedudukan bahasa. Pada tahap ini kita sebagai mahasiswa yang harus selalu banyak menggali informasi dan meningkatkan pengetahuan, sebaiknya mengerti tujuan dan kedudukan bahasa dengan baik. Tahap kedua yaitu ragam bahasa. Di dalam penulisan perlu adanya ragam bahasa / varian dari variasi bahasa serta gaya / dialek untuk dapat menarik pembacanya. Tahap selanjutnya adalah mempelajari ejaan terutama EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Tujuan dari tahap tersebut agar mampu menulis dengan aturan EYD yang baik dan benar. Langkah selanjutnya yaitu pemakaian bahasa dengan diksi dan membuat kalimat efektif. Diksi dalam arti luas memiliki makna yaitu pemilihan kata yang tepat dan sesuai.  Selanjutnya membuat kalimat efektif, kalimat efektif memiliki ciri – ciri yaitu sebuah kalimat yang memiliki kata – kata yang tidak berulang dan kalimatnya memiliki kata yang efektif maksudnya tidak perlu banyak kata-kata. 
         Tahap selanjutnya adalah alinea dengan pengembangannya, dalam membuat alinea banyak yang harus dikembangkan dan diperluas. Yang dikembangkan adalah pola dan bentuk / jenis alinea dalam sebuah penulisan yang akan dipergunakan dan ditulis menjadi sebuah tulisan yang bermakna. Tahap akhir dari proses penulisan adalah memahami kutipan dan mempelajari daftar pustaka. Sebuah tulisan yang baik seharusnya bisa mengambil / menuliskan kembali sebuah kutipan kedalam sebuah paragraf / alinea yang berkaitan dengan tema yang dibuat. Penulisan daftar pustaka juga mempengaruhi sebuah tulisan agar tulisan yang di buat berdasarkan dari sumber – sumber yang terpercaya dan dapat dijadikan acuan dalam penulisan. Juga untuk menghindari adanya plagiat / menjiplak hasil orang lain.
              Dari semua unsur – unsur penulisan diatas, dapat disimpulkan bahwa semua materi yang ada di dalam materi kuliah Bahasa Indonesia merupakan sebuah langkah / proses menuju pencapaian penulisan yang baik untuk setiap mahasiswa. Untuk kepentingan masa depan yang baik haruslah dipersiapkan dengan sungguh – sungguh supaya kelak tercapai tujuan dan misi yang ingin dicapai. maka dari itu, ikutilah prosesnya dan nikmatilah hasilnya jika benar - benar mengikutinya dengan baik.